Idul Adha dan Amalan-Amalan Sunahnya

Idul adha atau lebih dikenal dengan hari raya kurban merupakan salah satu daripada hari-hari besar islam yang dirayakan pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Pada hari raya idul adha disunahkan untuk melakukan beberapa amalan sunah dengan tujuan menggapai rahmat serta ridha Allah subhanahu wa ta’ala.

Berikut amalan-amalan sunah di Hari Raya Idul Adha, semoga Allah mudahkan kita untuk melaksanakannya.

1. Saling memberi ucapan selamat

Amalan sunah pertama adalah saling mengucapkan selamat hari raya kepada sesama muslim, begitu juga saling bersalaman dengan catatan bukan dengan lawan jenis yah, dan juga membalas ucapan selamat tersebut.

Contoh ucapan selamat hari raya idul idha: "Taqabbalallahu Minna Wa Minkum" berarti, “Semoga Allah menerima ibadah kita dan kalian.”

Diucapkan mulai subuh di hari Arafah.

2. Menghidupkan malam hari raya

Yaitu dengan tidak melakukan maksiat apapun serta memperbanyak mengucap takbir, zikir, dan memanjatkan doa-doa. Keutamaan menghidupkan malam hari raya, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ أَحْيَا لَيْلَتَيْ الْعِيْدِ لَمْ يَمُتْ قَلْبُهُ يَوْمَ تَمُوْتُ الْقُلُوْبُ

artinya:

''Barang siapa yang menghidupkan 2 malam hari raya niscaya hatinya tidak akan mati saat hati-hati sedang mati.

3. Mandi hari raya

Mandi pada hari raya adalah sunah untuk dilakukan. Waktunya dimulai dari tengah malam hari raya sampai terbenamnya matahari.

Lafaz niat mandi:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ الْأَضْحٰى سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى

"Aku niat mandi untuk hari raya Idul Adha sunah karena Allah SWT."

Setelah berniat, mandi seperti biasa dan ratakan air ke sekujur tubuh.

4. Imsak

Berbeda dengan idul fitri yang dianjurkan makan minum sebelum melaksanakan sholat ied. pada hari raya idul adha disunahkan untuk imsak, yaitu menahan diri untuk makan dan minum setelah dari masuknya waktu subuh sampai selesai sholat ied.

5. Memperbanyak membaca takbir.

Saat hari raya, ada dua macam takbir yang dianjurkan untuk kita membacanya. Pertama takbir mursal yaitu takbir yang dianjurkan untuk kita baca kapan saja tanpa terikat dengan waktu sholat. Waktu membacanay pada malam hari raya dimulai dari tenggelamnya matahari sampai pelaksanaan sholat ied.

Kedua takbir muqayyad yaitu takbir yang dianjurkan untuk dibaca setelah sholat baik sholat fardu atau sholat sunat dan hanay disunahkan pada hari raya idul adha. Waktunya dimulai dari subuh hari arafah pada tanggal 9 dzulhijjah sampai asar terakhir hari tasyrik.

Lafaz takbir:

( الله أكبر ٣× لَا إلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَ اللّٰهُ أَكْبَر ، الله أكبر و لِلّٰهِ الْحَمْدُ ) ٣

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ ، الله أكبر و لِلّٰهِ الْحَمْدُ .

( الله أكبر ٣× لَا إلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَ اللّٰهُ أَكْبَر ، الله أكبر و لِلّٰهِ الْحَمْدُ ) ٣

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ ، الله أكبر و لِلّٰهِ الْحَمْدُ .

6. Memakai pakaian terbaik.

Amalan sunah berikutnya adalah memakai pakaian terbaik. Ingat, tidak mesti pakaian baru, tapi pakaian terbaik yang kita punya. Selamat berbahagia semua.

7. Berkurban bagi yang mampu.

Bukan kurban perasaan ya :(

Tapi dengan hewan-hewan kurban yang disembelih. Baik itu kambing atau sapi. Jika idul adha tahun ini kita belum mampu, semoga idul adha tahun depan kita mampu. Bismillah.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url